Masalah Keterlambatan Penerbangan Pesawat

 Bab I

Pendahuluan

Pada zaman saat ini manusia sudah mulai terbiasa dengan keterlambatan. Manusia khususnya anak muda sudah sangat banyak terlambat dalam melakukan sesuatu, dan sudah mulai mempunyai banyak alasan dari keterlambatan tersebut.                                                          

Keterlambatan sudah umum di masyarakat. Sebut saja terlambat masuk sekolah, terlambat masuk kerja, terlambat pergi ke acara, terlambat keberangkatan kereta, terlambat penerbangan, dan masih banyak lagi.                                                                                                        

Banyak sekali kasus-kasus keterlambatan yang menyebabkan suatu acara, kegiatan, maupun jadwal tidak berjalan dengan baik. Contoh kasus adalah PSSI terlambat membayar gaji Matias Ibo, seorang physiotheraphist skuad Garuda. Contoh kasus lain adalah keterlambatan pihak Persebaya Surabaya membayar gaji pemainya. Contoh lain adalah di tahun 2011 , ada 58 keterlambatan kasus pembayaran THR di Indonesia.                                       

Mengapa keterlambatan ini menjadi penting untuk di bahas? Karena keterlambatan dapat menyebabkan banyak hal. Misalnya keterlambatan pembayaran gaji pemain bola, dapat membuat pemain bola sengsara. Sebut saya Camara, seorang penyerang dari Persis Solo, beliau meninggal dunia di Indonesia, karena sakit parah ,dan tidak memiliki uang untuk berobat. Gaji Camara juga terlambat dibayar selama beberapa bulan.                                               

Keterlambatan yang parah akan menyebabkan kematian, kesengsaraan, dan penyiksaan dari orang yang terkait. Anak yang terlambat tumbuh, pasti akan merugikan saat besarnya nanti. Keterlambatan seorang anak untuk sekolah, akan menyebabkan dirinya banyak masalah pada saat kedepanya nanti.                                                                                      

Kasus yang kami angkat adalah kasus keterlambatan penerbangan pesawat Lion Air selama 4 jam, dimana AC pesawat tersebut mati, dan sudah ada penumpang di dalam pesawat itu.                                                                                                                                                     

Penerbangan yang sebenarnya direncanakan adalah pukul 09.45 WITA, tetapi terlambat 4 jam menjadi pukul 13.00 WITA. Lamanya keterlambatan ini sangat disayangkan oleh beberapa pihak.                                                                                                                          

Lebih parahnya lagi ada 180 orang penumpang di dalam pesawat itu, dan AC yang ada di dalam pesawat Lion Air tidak dingin. Banyak pihak yang mengatakan AC pesawat rusak,  atau mati. Semua sama saja, AC pesawat Lion Air panas.                                                            

Peristiwa ini menyebabkan para penumpang mendobrak pintu darurat pesawat tersebut untuk mendapatkan udara. Para penumpang beralasan, jika pintu tidak dibuka, kandungan oksigen dalam pesawat akan habis, dan menyebabkan kematian.                             

Penyebab secara umum, mengapa pesawat bisa terlambat terbang adalah , bandara tujuan tidak dapat digunakan untuk operasional pesawat, gangguan fungsi lingkungan, terjadi antrian pesawat yang hendak lepas landas, maupun mendarat, dan pengisian bahan bakar yang terlambat.                                                                                                                         

Ada pula penyebab kasus keterlambatan yang sangat merugikan pihak Lion Air ini. Kelalaian Lion Air tidak melakukan mengisi pendinginan (Charging pendingin) dan pihak bandara sudah memperingatkan pihak Lion Air, namun ditolak dengan alasan untuk mengirit. Selain itu, sehari sebelum insiden ini, pihak Lion Air sudah mengetahui bahwa sistem Ground Power pesawat ini rusak, sudah diperingatkan oleh pihak bandara, akan tetapi tetap memaksa untuk terbang.

Advertisements